Perbandingan · · 4 menit
Perbedaan SIMRS vs Aplikasi Klinik: Mana yang Sesuai untuk Institusi Anda?
Tim AORTA

SIMRS vs Aplikasi Klinik
Kami sering mendapat pertanyaan: "Apakah SIMRS bisa dipakai di klinik? Atau aplikasi klinik cukup untuk rumah sakit kecil?"
Jawaban singkat: Tidak bisa saling substitusi. Keduanya dirancang untuk skala dan kebutuhan yang berbeda.
Tabel Perbandingan
| Aspek | SIMRS | Aplikasi Klinik |
|---|---|---|
| Target Institusi | Rumah Sakit (kelas C, B, A) | Klinik Pratama, Utama, dan Poliklinik |
| Regulasi | Wajib bridging SatuSehat + BPJS | Wajib RME standar Kemenkes |
| Jumlah Pengguna | 50-500+ staf | 3-30 staf |
| Kompleksitas Modul | IGD, Rawat Inap, OK, Radiologi, Farmasi, Laboratorium | Pendaftaran, Klinik Umum, Apotek |
| Biaya | Rp 4.9 - 14.5 juta/bulan | Rp 850rb - 2.2 juta/bulan |
| Infrastruktur | Dedicated server / on-premise | Cloud (shared / dedicated) |
| Implementasi | 2-6 bulan | 1-3 minggu |
Kapan Pilih SIMRS?
Pilih SIMRS jika institusi Anda:
- ✅ Berstatus Rumah Sakit (kelas D pratama hingga A)
- ✅ Memiliki unit IGD, Rawat Inap, dan OK
- ✅ Wajib laporan akreditasi KARS / JCI
- ✅ Butuh integrasi penuh dengan SatuSehat dan VClaim BPJS
Kapan Pilih Aplikasi Klinik?
Pilih Aplikasi Klinik jika:
- ✅ Anda mengelola klinik pratama / utama
- ✅ Fokus pada pelayanan rawat jalan dan konsultasi
- ✅ Butuh sistem yang cepat implementasi dan mudah digunakan
- ✅ Budget terbatas tetapi tetap ingin digitalisasi
Solusi dari AORTA
Kami menyediakan kedua sistem — SIMRS Core Enterprise untuk RS dan SIM Klinik Pratama & Utama untuk klinik. Tim kami akan membantu Anda menentukan mana yang paling sesuai.
Diskusi dengan konsultan AORTA untuk rekomendasi sistem yang tepat →
